• MTS NEGERI 1 BOJONEGORO
  • Unggul Kompetitif Islami

Kakankemenag Beri Pembinaan Kepada GTK MTs Negeri 1 Bojonegoro Dalam Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bojonegoro Drs. H. Suhaji, M.Si., Rabu (12/8/2020) memberikan pembinaan kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) MTs Negeri 1 Bojonegoro di sela-sela pelaksanaan workshop Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif bagi Guru MTs Negeri 1 Bojonegoro. Kegiatan pembinaan ini sekaligus sebagai perkenalan Kankemenag Kabupaten Bojonegoro yang baru kepada seluruh GTK yang ada di MTs Negeri 1 Bojonegoro.

Pertama yang disampaikan oleh Kankemenag dalam acara pembinaan tersebut adalah mengajak seluruh GTK MTs Negeri 1 Bojonegoro untuk berpartisipasi dalam pembangunan Masjid yang ada di lingkungan Kankemenag Kabupaten Bojonegoro. “Masjid ini adalah rumah Allah untuk itu kita harus ikut membangun rumah Allah tersebut, karena ikut membangun rumah Allah adalah investasi akhirat bagi kita semua” ujar Drs. H. Suhaji, M.Si.

Selanjutnya Kankemenag juga menghimbau agar seluruh komponen yang ada di MTs Negeri 1 Bojonegoro bisa bergerak bersama dalam pimpinan Kepala Madrasah. “Madrasah ibarat sebagai mobil yang terdiri dari banyak komponen yang harus bergerak sesuai dengan fungsinya masing-masing” tutur Kankemenag Kabupaten Bojonegoro.  Drs. Suhaji, M.Si. menambahkan jadikanlah MTs Negeri 1 Bojonegoro ini bernuansah surga sehingga terasa enak dalam bekerja.

Pembinaan ini diikuti oleh 67 guru dan 15 tenaga kependidikan yang ada di MTs Negeri 1 Bojonegoro. Harapan dari Kankemenag Kabupaten Bojonegoro adalah antara guru, TU, sampai dengan penjaga madrasah harus saling bekerja sama guna membangun madrasah. Seluh komponen harus selalu amanah dalam menjalankan tugas masing-masing. Kepala madrasah juga harus bisa meimpin GTK yang ada dan juga harus bisa membuat perencanaan yang jelas, kepala madrasah harus mempunyai orientsi yang jelas yang diwujudkan dalam bentuk Renstra.

Kepala madrasah juga harus memperjelas arah akan dibawa kemana MTs Negeri 1 Bojonegoro. Lima tahun yang akan datang MTs Negeri 1 Bojonegoro harus bisa berubah kea rah yang lebih baik. Sumber daya manusia (SDM) yang ada harus terus dikembangkan agar GTK tidak terlindas oleh kemajuan zaman. “seluruh pendidik dan tenaga pendidikan harus terus mengembangkan dirinya” ujar Drs. H. Suhaji, M.Si. Kankemenag juga sngat mengharapkan jangan sampai anak-anak dilingkungan MTs Negeri 1 Bojonegoro ada yang tidak bisa sekolah karena tidak mampu, MTs Negeri 1 Bojonegoro harus memfasilitasi kondisi seperti ini.

Untuk lebih mengenalkan madrasah ke masyarakat, seluruh guru harus bekerja keras untuk memberikan informasi bahwa MTs Negeri 1 Bojonegoro adalah madrasah yang unggul yang mampu mentransfer ilmu pengetahuan. Guru juga harus bekerja cerdas dengan terus mengembangkan inovasi-inovasi pembelajaran. Guru juga harus bekerja tuntas, guru harus menyiapkan perangkat pembelajaran yang lengkap dari persiapan sampai penilaian. Guru harus melakukan penelitian-penelitian di lingkungan madrasah atau di kelasnya masing-masing sebagai wujud dari PKB. Kerja ihlas juga diharapkan bisa dimaksimalkan sehingga nuansah di MTs Negeri 1 Bojonegoro bisa lebih relegius. “Madrasah harus dikembangkan sebagai madrasah yang benar-benar relegius dan berakhlakul karimah agar bisa membentengi siswa dari pengaruh negatif perkembangan zaman yaitu dari pengaruh budaya pergaulan bebas dan narkoba” imbuh Drs. H. Suhaji, M.Si.

Lebih lanjut, guru MTs Negeri 1 Bojonegoro diharapkan oleh Kankemenag harus bisa mengajak siswa untuk bisa berpikir kritis (critical thinking) agar terbiasa dalam mengatasi masalah kehidupan. Siswa MTs Negeri 1 Bojonegoro juga harus dididik untuk pandai berkominukasi yang baik. Lulus dari MTs Negeri 1 Bojonegoro, siswa harus bisa berkomunikasi dengan baik di lingkungan masyarakat. Selain itu siswa harus diajari untuk bisa bekerjasama (Colaboration).  Sebelum menutup pembinaannya, Kankemenag Kabupaten Bojonegoro memberikan apresiasi kepada guru-guru MTs Negeri 1 Bojonegoro yang sangat semangat dalam mengikuti Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif ini. Itulah hal-hal yang disampaikan oleh Kankemenag Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Suhaji, M.Si. dalam pembinaan di MTs Negeri 1 Bojonegoro.

 

 

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Seremonial Haflah Akhirussanah Ke-40 MTs Negeri 1 Bojonegoro Dilaksanakan Secara Daring

Pelepasan siswa atau dikenal dengan Haflah Akhirussanah MTs Negeri 1 Bojonegoro Tahun pelajaran 2019/2020 harus dilaksanakan dengan dua cara yaitu secara daring dan luring. Jum’at

07/08/2020 14:00 - Oleh Administrator - Dilihat 24 kali